Anggota KWLM

Anggota Koperasi Wana Lestari Menoreh(KWLM) adalah petani hutan yang berdomisili di kawasan hutan rakyat Pegunungan Menoreh.  Hingga saat ini KWLM telah beranggotakan 1014 orang yang tersebar di 18 desa di Kecamatan Samigaluh, Kecamatan Kalibawang, dan Kecamatan Girimulyo,Nanggulan.  Total luas Kelola hutan rakyat  KWLM saat ini sebesar 800 hektar.

Seorang anggota KWLM akan memiliki kewajiban sebagai berikut:

  • Melakukan kegiatan pengelolaan hutan rakyat miliknya sesuai ketentuan yang diatur oleh koperasi, meliputi kegiatan pembibitan, penanaman, pemangkasan, dan penjarangan tanaman.
  • Melakukan pemanenan pohon kayu sesuai dengan Jatah Tebangan Tahunan (JTT) yang diberikan oleh koperasi dan tidak melakukan tebang habis pada satu kali pemanenan.
  • Menanam bibit pohon kayu pada lahan kosong dan melakukan penanaman kembali tanaman yang sudah ditebang dengan jumlah minimal 10 kali jumlah pohon yang ditebang.
  • Memelihara keberadaan satwa liar, terutama yang dilindungi undang-undang, yang ditemui di lahan milik anggota.
  • Menjaga keberadaan sumber mata air yang ada di lahan anggota dengan tidak melakukan penebangan di sekitar mata air.
  • Mengikuti petunjuk teknis yang diberikan oleh koperasi dalam hal pemanenan dan pengangkutan kayu hasil tebangan.
  • Membayar simpanan wajib rutin setiap bulan.
  • Melakukan koordinasi melalui koordinator unit dan bekerja sama dengan baik, serta mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh koperasi.

Selain kewajibannya, setiap anggota KWLM memiliki hak sebagai berikut:

  • Mengikuti rapat unit, rapat anggota tahunan (RAT), dan kegiatan yang diadakan oleh koperasi.
  • Mendapatkan sisa hasil usaha (SHU) setelah dilakukan tutup buku dan RAT pada tahun berjalan.
  • Menjual kayu milik anggota sesuai pola kebijakan penjualan kayu anggota.
  • Mendapatkan pelayanan penjaminan kayu untuk memimjam dana di Credit Union Karisma Taliasih, bagi anggota CU.

Persyaratan untuk menjadi anggota KWLM adalah sebagai berikut:

  • Menandatangani surat pernyataan kesanggupan anggota untuk melaksanakan visi dan misi koperasi
  • Membayar iuran pokok sebesar Rp 50,000 (bisa dicicil sebanyak 4 kali) dan simpanan wajib sebesar Rp 5,000 setiap bulannya.
  • Memiliki lahan atau mengelola lahan yang ditumbuhi pohon kayu, yang dibuktikan dengan surat kepemilikan berupa salinan (fotocopy) sertifikat, letter C, letter D atau SPPT.  Bila lahan yang dikelola bukan atas namanya sendiri, maka harus dilengkapi dengan surat keterrangan dari kepala dusun setempat.
  • Menyerahkan data base inventarisasi potensi di lahannya yang meliputi data pohon kayu, produksi pertanian, produksi ternak, dan produksi perikanan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: