Koperasi Wana Lestari Menoreh Siap Menyambut Kebijakan SVLK

29 08 2012

Rapat Pengurus KWLM untuk persiapan sertifikasi VLK

Kulonprogo – Berkaitan dengan kebijakan Menteri Kehutanan (Permenhut) P.68/Menhut-II/2011 Koperasi Wana Lestari Menoreh tengah mempersiapkan penilaian oleh tim dari FSC-Smartwood.

Advertisements




Pertukaran Budaya untuk Pertanian Organik

29 06 2012

Gambar

Pada akhir bulan Mei yang lalu kedatangan tamu petani dari China.

Mrs. Yu Yin memperkenalkan teknik pertanian organik kepada warga ds.Pagerharjo, Samigaluh-Kulonprogo.

Dengan keterbatasan yang ada, beliau tidak membawa penterjemah khusus. Namun melalui pesawat seluler peragaan dapat berjalan dengan lancar melalui penterjemah jarak jauh.

Terima kasih kepada Gusti Pembayun sehingga acara ini dapat berlangsung, suwun.





Studi Banding PAN ASEAN

6 06 2011
Kunjungan ke hutan rakyat di unit / desa Boro

Kunjungan ke hutan rakyat di unit / desa Boro

 

 

 

 

 

 

Dekso (26/05/2011) Tim PAN ASEAN dan Pusat Standardisasi dan Lingkungan Kementrian Kehutanan mengunjungi Hutan Rakyat di wilayah kerja Koperasi Wana Lestari Menoreh, Kulon Progo. Adalah sebuah apresiasi untuk KWLM karena wilayah community logging menjadi studi banding negara-negara sahabat ASEAN.





Menjalin Kerjasama untuk Saling Memperkuat

11 04 2011

Pada tanggal 06 April 2011 yang lalu,  dengan difasilitasi oleh Mas Panca Pramudya dari HIVOS,  pengurus  KWLM dan pengurus KSU Jati Rogo mengadakan pertemuan bersama. HIVOS telah memberikan dukungan pendanaan terhadap kegiatan kedua lembaga ini, melalui program Penguatan Manajemen Kualitas bagi Petani Gula Kelapa untuk KSU Jati Rogo dan Membangun Sistem Pengelolaan Hutan Berkelanjutan untuk KWLM  di Kabupaten Kulon Progo- DIY.

Agenda pertemuan adalah membahas kolaborasi kegiatan antara KWLM dan KSU Jati Rogo. Kerjasama antara kedua lembaga sudah pernah dibicarakan sebelumnya, namun baru sekarang ini pertemuan resmi antara kedua pengurus dilakukan. Kerjasama ini penting untuk dilakukan karena disamping wilayah kerja dari kedua lembaga sama – sama di Kabupaten Kulon Progo, juga akan saling menguatkan antara kedua lembaga.

Saat ini KSU Jati Rogo telah fokus dengan kegiatan usaha Gula Kelapa Organik dan telah menambah produknya Buah Kelapa Organik dan Biji Coklat Organik. KSU Jati Rogo telah memperoleh sertifikat produk Organik dari Control Union (CU).
Sementara itu KWLM telah fokus dengan kegiatan usaha perdagangan kayu lestari bersertifikat. Baru-baru ini KWLM telah memperoleh sertifikat FSC-CoC dari Forest Stewardship Council sebagai lembaga yang mampu mengelola hutan secara lestari.

Kondisi nyata di lapangan yang  telah terjadi saat ini adalah banyak petani yang telah terdaftar  menjadi anggota KSU Jati Rogo untuk produk gula kelapa organik sekaligus menjadi anggota KWLM untuk kayu bersertifikat.

Kerjasama antar lembaga yang baru dibahas hari ini bertujuan untuk semakin menguatkan kondisi yang telah terjadi di lapangan.  Para pengurus telah menyepakati untuk mengatur agenda lanjutan berupa : Saling bertukar informasi tentang Standard Operation Prosedur (SOP) masing-masing kegiatan usaha, melakukan sosialisasi atas SOP tersebut kepada para pengurus kemudian setelah saling memahami kegiatan masing-masing akan segera dituangkan dalam bentuk MOU kerjasama antar lembaga. Dengan MOU ini diharapkan kegiatan kolaborasi selanjutnya berjalan dengan baik dan menghindarkan salah persepsi atau konflik yang tidak diinginkan antara kedua belah pihak.

gambar di atas diunduh dari laman ini





Mendapat sertifikat hutan lestari FSC

1 04 2011

Setelah melalui proses penilaian yang panjang, akhirnya jerih payah dan kerja keras para anggota dan pengurus Koperasi Wana Lestari Menoreh (KWLM) mulai membuahkan hasil yang membanggakan bagi semua pihak.  Sebuah pembuktian bahwa masyarakat desa sekitar hutan mampu mengelola hutannya secara lestari dan bertanggung jawab.

Bukti tersebut diperoleh melalui kabar surat elektronik dari SmartWood/Rainforest Alliance yang diterima oleh Ketua KWLM, Bapak Bernadus Sad Windratmo pada tanggal 16 Maret 2011.  Surat elektronik tersebut mengabarkan bahwa KWLM telah mendapatkan sertifikat Forest Stewardship Council (FSC) atas kemampuannya melakukan pengelolaan hutan lestari dengan kode lisensi FSC-C104179, serta produk kayunya dapat dilacak-balak (chain of custody) dengan kode registrasi SW-FM/COC-005378. Sertifikasi yang telah diberikan tersebut akan berlaku selama 5 tahun, terhitung sejak tanggal 16 Maret 2011 – 15 Maret 2016.

Berikut adalah cuplikan pernyataan dari SmartWood/Rainforest Alliance yang menjadi lembaga pemberi sertifikasi FSC tersebut:

Dear Mr Bernadus Sad Windratmo:

I am pleased to advise you that as a result of our recent evaluation, the SmartWood Program of theRainforest Alliance has certified Koperasi Wana Lestari Menoreh (KWLM) to Forest Stewardship Council (FSC) Forest Management certification standards. The FSC is an independent, non-governmental, not-for profitorganization established to promote the responsible management of the world’s forests. FSC certification provides a credible link between responsible production and consumption of forest products, enabling consumers and businesses to make purchasing decisions that benefit people and the environmentas well as providing ongoing business value.

Sertifikat Pengelolaan Hutan Lestari dan Lacak-Balak (FSC) dari SmartWood/Rainforest Alliance terhadap Koperasi Wana Lestari Menoreh





Penilaian kayu lestari dari SmartWood

5 08 2010

Tim FSC Smartwood pada bulan Juni 2010 telah melakukan assesment kayu lestari di Koperasi Wana Lestari Menoreh Kulon Progo.  Sertifikasi ini akan mendorong anggota KWLM dan semakin banyak lagi anggota baru untuk segera menserfitikasikan kayunya di lahan milik.